26
Mar
09

Mahasiswa, sadarkah kalian?

Masih adakah  mahasiswa yang akan rela untuk berada di bawah panasnya terik matahari dengan semangat dan teriakan kata-kata idealisme di beberapa tahun kedepan,akankah kita jadi generasi terakhir dari pemilik idealisme ini,idealisme untuk melakukan perjuangan dengan landasan intelektual ,kata ini terkadang bagi kita sangat sulit untuk bisa kita terjemahkan dalam bentuk yang kongkrit..idealisme mahasiswa..apa itu kenapa ini menjadi hal yang sangat tidak penting bagi kawan-kawan kita yang lain ,mengapa mereka lebih asik dengan aktivitas mereka yang terkadang mereka sendiri tidak paham akumulasi dari apa yang mereka lakukan itu akan berbentuk apa,..tanpa di sadari mahasisa menjadi orang-or

100_53301

ang yang egois..yang lebih memikirkan nasib masa depan hidup mereka dari pada masa depan negeri ini akan di bawa kemana..mereka berkilah bahwa sekarang mereka sedang menjalankan amanah orang tua…dan menganggap urusan pemerintah hanya menjadi urusan orang-orang elit yang juga mereka hanya bekerja untuk kepentingan hidup mereka saja..  sadar tidak sadar mahasiswa semakin terjerumus dalam lembah ketidakpedulian pada nasib negri ini yang seharusnya menjadi tugas kita utntuk bersama-sama kita bangun..jangan lupa bahwa apa yang kita nikmat sekarang ini adalah hasil jerih payah para pejuang -pejuang yang dikala mudanya mereka memberika sumbangsih terbesar mereka untuk memberikan kehormatan pada bangsa ini…tapi tidakah kita merasa kenikmatan yang kita rasakan sekarangpun adalah amanah bahwa kita harus membebaskan saudara-saudara kita yang masih belum menikmati arti ‘kemerdekaan”di negeri ini menjadi manusia-manusia yang mempunyai kehormatan dan kelayakan untuk bisa hidup setara dengan manusi yang lain.dan ini pula merupakan amanah bagi kita bahwa kita mempunyai tugas besar untuk meninggalkan nilai-nilai kehidupa yang layak untuk generasi sesudah kita,pertanyaanya sudahkan kita melakukan itu?

jika saya membuat perumpamaan …dalam 100 orang yang kuat kita melakukan seleksi untuk mencari 10 orang yang paling kuat ,maka seharusnya kita menemukan orang-orang dengan kekuatan yang luar biasa…tapi apa jadinya setelah kompeisi itu selesai kita menemui yang pemenang adlah orang-orang yang lemah aneh bukan?

itulah barangkali gambaran untuk mahasiswa kita saat ini..kita adlah kaum terpilih untuk mendapatkan pendidikan yang lebih dari pada pemuda-pemuda seumuran kita yang tidak mendapatkan hak intelek tual yang sama ..maka seharusnya kelebihan itu akan kita tunjukan berupa sumbangsih yang nyata dengan karya- karya yang luar biasa tapi apa yang kita temui sekarang inteljensi mereka hanya untuk menyelesaikan tugas dari dosen merka saja ..kemudian mendapat IPK cumlaude dan stelah itu mereka bingung akan emncari kerja dimana?

ironis sungguh disaat negri ini memebutuhkan generasi baru untuk menggantikan pemimpin-pemimpin kita yang sekarang yang hanya bisa MEMBUAL tanpa bisa berbuat banyak dan ampu menyelesaikan masalah masyarakat..kini kita di hadapkan pada kenyataaan bahwa generasi terpilih tu belum mampu untuk memberikan sinyal bahwa pemimpin kedepan dari generasi yang sekarang akan memberikan harapan perubahan kearah kemajuan…..mahaiswa sangat apatis dengan masalah-masalah di luar sepesialisasi mereka meskipun hal itu sangat mendesak dan penting untuk di sikapi oleh orang2 terpilih ini…sekedar meneriakan idealisme yang merupakan kebenaran yang memang harus di ketahui oleh publik dan pemerintah saja kalian enggang lalu kapan amsnya mahasiswa bisa menunjukan perannya….sejauh ini bmasih sedikait mahasiswa yang peduli terhadapa negrinya..dan dari yang sedikit itu p un sedikit yang paham dan dari sedikit yang paham  itupun mereka sedikit yang mau bergerak untuk menjawab kebutuhan apa yang sebenarnya di harapkan oleh zaman…oleh masyarakat..oleh negar..dan oleh kaum muda…masihkan kita terbuai dengan musik2 yang menyenagkan..kumpul2 yang tak tau apa maksudnya…mainan2 yang menyta waktu kita..atau kegiatan2 lain yang menurut kalian itu mengikuti zaman tapi sebenarnya mahasiswa belum melakukan apa2…sadarkah kalian bahwa mahasiswa telah tertipu dengan dunianya yang melenakan…? mahasiswa….jadilah kalian orang2 yang benar2 terpilih jangan menjadi hilang dimakan zaman..

23
Jan
09

pesan untuk sahabat

luar biasa

untuk sahabatku

kalian yang berjuang menemaniku menjalankan amanah perjuanga ini

tak ada yang bisa ku perbuat selain memberi semangat ..tak ada yang mampu ku lakukan selain menatap dan mendampingi mereka untuk menganalisa dan membuat konsep ….bagiku mereka luar biasa 5 departemen dan 2 bidang bersama seorang wakil….dengan keikhlasan mereka dan banyknya pengorbanan mereka, langkah demi langkah kami tapaki untuk menjajaki seberapa berat rasanya untuk menjalankan idealisme ini, untuk berkontribusi dengan segala keterbatasan dan kekurangan kami,,,,berat man ternyata tapi saya tidak melihat itu di mata mereka ..mereka begitu ceria dan senanga menjalankan setiap agenda2 dengan tanpa keluhan ..kalian memberi saya pelajaran dan inspirasi ..karena perjuangan ini ternyata perlu dinikmati….beberap kali saya harus menahan air mata ini…karena saya bahagia di tengah teman2 yang begitu semangat,, bagi saya inilah hidup saya yang baru ….dan saya harus berani mengoptimalkan segala daya yang saya punya…..sekarang saya yakin saya punya sekuad yang begitu luar biasa meski dengan latar belakang yang berbeda tapi kita bisa menyatu melalui ikatan yang tak nyata tapi kita rasakan…………

sahabat

kalianlah semangat ku sekarang semoga Allah tetap mengizinkan kita untuk berjuang bersama menyelesaikan amanah ini hingga akhir kita semua akan berpisah dan menjalani jalan hidup kita sendiri2

sahabat

mari kita ukir kenangan terindah dalam kebersamaan ini ..suka kita , duka kita jadikan itu sebagai memori yang akan selalu kita ingat dalam meapaki perjalanan hidup kita yang baru nanti…

sahabat

maafkan saya jika saya suka menyuruh, maafkan saya jika saya harus memaksa kalian, mafkan saya jika saya menyakiti kalian,mafkan saya jika tidak mampu mengarahkan dan memberi contoh yang baik…..maafkan saya jika kalian keerepotan karena harus menjalankan tugas2 ini….

sahabat

biarkan aku mencoba menanggung beban terberat dari resiko perjuangan ini….saya senanag bisa melayani orang2 hebat seperti kalian …tapi lidah saya kelu untu secara langsung menyampaikan ini…saya bangga berteman dengan kalian …beri saya waktu untuk menjalankan amanah ini dengan baik…

Ya Alah Ampuni hambamu ini………. maafkan saudara2 hamba jika mereka melakukan kesalahan…kuatkanlah iman mereka .luruskan kembali niat mereka yang  mungkin keliru……beri mereka kecerdasan dan kemudahan ya Allah….

………….disini negeri kami tempat padi terhapar samudranya kaya raya tanah kami subur tuhan….di negri permai ini berjuta rakyat bersimbah luka anak kurus tak sekolah pemuda desa tak kerja…..

inilah sebuah lagu yang akan saya kenang karena seringa kita nyanyikan bersama darah juang ya itu judulnya ..judul yang sangat sulit untuk saya ingat ..lagu ini lah yang menginspirasi saya untuk menguakan tekad dan keyakinan bahwa perjuangan ini harus menghasilkan kemanfaatan……….

…….tetap semangat kawan karena kita baru hampir sampai ke tengah samudra, perlu tenaga lebih kiat untuk mendayung kapal kita hingga sampai tujuan ….berlabuh, kemudian kita lihat apakah kita akan berbangga dengan hasil tangkapan kita selama di perjalanan atau kita malah bersedih karena tidak mendapatkan apa2…

jadikan keja kita adalah kehormatan..

tetap yaKin if TOMMOROW WILL BE BETTER

JADILAH SELALU PEMBELAJAR SEJATI ,,,,,,,,,,,,,,

04
Jan
09

nasehat

Dua Sisi Sifat Manusia
Seorang anak bertanya kepada ayahnya mengapa dia mudah sekali tersinggung,
gampang marah, tdk tenang dan selalu punya prasangka buruk terhadap orang
lain. Dia ingin tahu cara mengubah perangainya…
Sang ayah berkata, bahwa dalam diri manusia ada dua “Penjaga”. Penjaga putih
dan Penjaga hitam. Penjaga hitam selalu berpikiran negatif, mudah marah dan
selalu punya prasangka buruk. Sedang Penjaga putih selalu berpikiran
positif, baik hati, dan suka hidup damai. Setiap hari kedua penjaga ini
selalu berkelahi dalam hati manusia.
Lalu siapakah yang menang? tanya si anak.
Yang menang adalah yg setiap hari kau beri makan, kata sang ayah.
Sebuah contoh, saat ujian tiba, penjaga putih akan menyuruh kamu belajar
dengan tekun tetapi sebaliknya penjaga hitam akan menyuruh kamu untuk
menyontek teman sebelah kamu. Anak tersebut mengangguk-angguk mendengarkan
nasehat ayahnya.
Sebelum meninggal, almarhum ayah saya pernah berkata :
“Diri kita adalah apa yang kita pikirkan. Kita akan menjadi seperti apa yang
kita pikirkan tentang diri kita. Mengapa pikiran itu begitu besar
pengaruhnya?. Ternyata pikiran-pikiran yg kita masukkan dalam diri kita akan
mempengaruhi perilaku kita sehari-hari, prilaku akan membentuk sifat, sifat
akan membentuk kebiasaan dan kebiasaanlah yang akan menentukan nasib kita”.
Memang nasib manusia berada dan ditentukan oleh Tuhan, tetapi manusia juga
mempunyai pilihan untuk menentukan nasibnya sebelum hal itu terjadi. Karena
Tuhan tidak akan merubah nasib umat-Nya kalau manusia itu sendiri tidak mau
merubahnya.
Jadi mulai saat ini masukkanlah pikiran-pikiran positif yang bermanfaat
dalam diri kita, buanglah jauh-jauh rasa iri hati, dendam, benci dan pikiran
negatif lainnya yang bisa merugikan kita. Janganlah kita memberi makan
kepada “penjaga hitam” yang ada dalam diri kita.
Setiap pagi setelah bangun tidur dan sebelum memulai aktifitas, ucaplah
syukur dan mohon kepada Tuhan agar “Dia” selalu memberikan jalan terang bagi
kita, membimbing kita kepada hal-hal yang baik. Karena percayalah bahwa
setiap langkah yang kita ambil atas ijin-NYA, maka akan membuahkan hasil
yang baik.

04
Jan
09

Yang Ada Adalah Pembelajar Sejati……
Lahir dari rahim seorang petani miskin dan keluarga sederhana di sebuah desa yang sangat jauh bahkan mungkin tak ada yang mengenalnya karena hampir belum ada yang muncul dan menjadi orang yang sukses dari tempat itu,dengan tempaan sang ayah yang sangat keras dan kasih sayang ibu yang begitu lembut membuat sebuah karakter yang unik dalam dirinya penuh emosional, tapi juga punya sisi lembut yang membuat orang bisa jadi akan sangat sulit untuk memahami orang ini.
Penderitaan, rasa sakit, dan kerja keras yang menjadi kultur kehidupan di keluarganya membuat dia berharap suatu saat nanti dia akan mampu untuk mengentaskan keluarganya dari kekangan kondisi yang sangat tidak menyenagkan untuk di jalani oleh seorang anak seumurannya,tapi impian itu terus dia pendam meski dia tidak mengeri akan dibawa kemana dan akan di jadikan apa harapan yagn dia milik itu.
Muncul sebagai remaja yang cerdas dan agresif menjadi modal utama dia untuk selalu percaya diri untuk bergaul dengan siapapun meski terkadang bingung untuk memberikan jawaban atas sebuah pertanyaan ,apa tujuan hidupmu sebenarnya?sebuah pertanyaan yangs elalu membuat dia merasa bahwa dia harus mencari sendiri jawaban itu,entah dengan metoda yang macam apapun juga dia lakukan sehingga pada prinsipnnya manusia harus selalu mengamati,merangkai informasi yagn dia miliki dan menyimpulkan semua itu dan inilah yang saya maksud denga proses belajar
Takut untuk mengambil pilihan karena takut salah dan gagal dalam perjalannya menjadi kelemahan yang sulit untuk di hilangkan, keras kepala dan emosional tapi punya niat yang tulus untuk merubah pendiritaan menjadi senyuman,merubah penindasan menjadi keadilan,dan merubah kehancuran menjadi kemenangan menjadi sepirit yang tak kan pernah surut dan menjadi pegangan utama seandainya harus bimbang di persimpangan…………………….to be continued…… tunggulah masanya di mana orang ini akan menjadi orang besar karena dia adalah yang pembelajar sejati.

04
Jan
09

organisasi

Yakinlah kawan “tomorrow will be better”
Jangan lagi kita ada kecemasan akan nasib kita di masa depan karena itu masih menjadi misteri dan jangan lagi hidup di bawah baying-bayang kegagalan masa lalu karena itu telah menjadi takdir kawan, mungkin keadaan tidak begitu menguntungkan untuk kita bisa merajut mimpi dan melanjutkan rencana hidup yang kita bangun, tapi yakinlah bahwa akan ada peluang untuk bisa memulai kembali segalanya tiada kata terlambat untuk melangkah ke arah yang lebih baik.
Di tahun baru ini mungkin banyak pe-er yang kita tinggalkan dan banyak rencana yang tidak terealisir. jadikan itu bahan evaluasi untuk kembali membuat jaring-jaring kehidupan yang lebih kokoh saling berkait dan tertata rapi,menghadapi hari esok dengan optimis menjadi satu-satunya pilihan agar tidak selau terpuruk disaat kita menghadapi kegagalan.
Kawan mulailah berjalan dengan kokoh dengan komitmen hidup yang tinggi untuk mencapai puncak keberhasilan, tanpa harus menggantungkan hidup kita pada siapapun yang kita temui,tapi jangan lupa kawan kita harus membuat mata rantai kehidupan yang panjang dan terpola bersama sahabat-sahabat kita,bersama kolega-kolega kita keluarga kita dan siapapun orang yang terdekat dengan kita karena mereka itulah yang mampu untuk membangun motivasi kita, mengingat kembali tujuan kita dan memberikan arahan pada kita agar mampu manjalani proses kedepan lebih bersemangat.
Jangan pernah kau berpikir untuk mejalani hidup seadanya ,hanya rutinitas,hanya menggungkan kesombongan diri, dan menjadi manusia-manusia yang manja yang segalanya harus selalu ada disaat dia butuh,jaadilah manusia luar biasa ,bangunlah mimpi untuk membentuk tatanan masyarakat kita lebih baik dan bermartabat,bermimpilah untuk mengangkat adik-adik kecil di jalanan untuk menjadi pengusaha,bermimpilah untuk mengangkat ibu-ibu pemulung mampu mencetak kader-kader bangsa terbaik ,bermimpilah untuk menghancurkan penjahat-penjahat manusia seperti Israel dan koruptor-koruptor dan bermimpilah untuk menjaga potensi negeri ini tidak di berikan ketangan orang-orang asing, jadi kanlah diri kita sebagai manusia abadi yang dikenang seperti Rasulullah dan para Sahabat,Para ulama,Syekh hassan al-banna ,seperti Sukarno,Hatta,M.yamin,Natsir dll.dan jadilah manusia yang hidup dengan kemuliaan dan meninggal dengan mewariskan karya-karya terbaik.
Tantangan kedepan semakin berat kawan negeri ini butuh suntikan semangat dan energi untuk memperbaiki nasibnya jangan hanya berkutat pada masalah sepele yang tidak kunjung selesai mulailah berpikir untuk negeri kita,susah memang ,kacau memang, kemiskinan masih banyak kawan ,yang kelaparan masih banyak, asset kita mungkin akan segera habis,korupsi pun sulit untuk di berantas di tambah lagi komersialisasi pendidikan yang berpotensi untuk memutus mata rantai pendidikan di negeri ini. Penguasa kita tidak peduli dengan kondisi seperti itu tapi mereka hanya peduli dengan apakah partai mereka bisa menang di pemilu nanti? tapi jangan ber kecil hati karena harapan itu masih ada, kita masih punya pemuda-pemuda yang cerdas, pejuang-pejuang mahasiswa yang ikhlas,dan orang-orang yang berhati mulia yang harus kita himpun dalam satu kekuatan sehingga potensi itu membuat mungkin setiap agenda perbaikan bangsa itu menjadi terwujud, tidak sekedar reformasi atau perubahan tapi kita butuh perbaikan, dan untuk itu semua kita harus punya komitmen untuk mewujudkannya dengan keyakinan,kecerdasan dan langkah nyata para pemilik potensi tebaik itu saya yakin bahwa masadepan negeri ini masih bisa di selamatkan dan harii esok bisa lebih baik kita harus selalu yakin kawan “tomorrow will be better “karena harapan itu masih ada.

27
Des
08

hadiah TerInDah

 

            Hadiah Terindah

 

 

Kehadiran

 

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya.

 

Memang bisa juga hadir lewat surat, telepon, foto, atau faks.

 

Namun dengan berada di sampingnya, dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih

sayang secara lebih utuh dan intensif.

 

Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting.

 

Jadikan kehadiran sebagai pembawa kebahagiaan.

 

 

Mendengar

 

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini.

 

Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah

lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh

kesediaan saling mendengarkan.

 

Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita

juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati.

 

Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan dalam keadaan betul-betul relaks dan

bisa menangkap utuh apa yang disampaikan.

 

Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi.

 

Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan memberikan tanggapan yang tepat

setelah itu.

 

Tidak harus berupa diskusi atau penilaian.

 

Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

 

 

Diam

 

Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan.

 

Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang.

 

Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada

seseorang karena memberinya “ruang”.

 

Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur,

mengkritik, bahkan mengomel.

 

 

 

Kebebasan

 

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki

 

atau mengatur kehidupan orang bersangkutan.

 

Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ?

 

Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta.

 

Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”.

 

Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh

untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

 

 

 

Keindahan

 

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng

atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho.

 

Bahkan tak salah jika mengkadokannya tiap hari !

 

Selain juga keindahan penampilan pribadi.

 

 

 

Tanggapan Positif

 

Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negative terhadap pikiran, sikap,

atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari

dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita.

 

Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus.

 

Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih

atas segala hal yang dilakukannya demi Anda.

 

Ingat-ingat pula, pernahkah memujinya.

 

Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah

kado indah yang sering terlupakan.

 

 

 

Kesediaan Mengalah

 

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran.

 

Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya pertimbangkan, apa iya

sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu

?

 

Bila memikirkan hal ini, berarti siap memberikan kado “kesediaan mengalah”.

 

Okelah, mungkin kesal atau marah karena telat datang memenuhi janji.

 

Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran

yang berlarut-larut ?

 

Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita

menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

 

 

Senyuman

 

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa.

 

Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan

yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan

obat penenang jiwa yang resah.

 

Senyuman juga merupakan syarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita.

Kapan terakhir kali kita menghadiahkan senyuman manis pada orang yang kita

kasihi ?

 

 

19
Sep
08

akhirnya semua tiba pada suatu hari yang tak biasa….

Mungkinkah kesalahan ku begitu banyak sehingga harus memepertanggung jawabkannya dengan cara yang seperti ini…bisa jadi ini adalah hukuman dari banyaknya kesalahan yang ku lakukan……….malam ini ini aku mengalami keresahan yang luar biasa…sedih karena teman 2 di jurusan membuat acara yang mengharukan seolah 2 kita akan segera berpisah ……..seolah aku akan di tinggal sendiri karena merekan dah pada mau lulus…. di tambah lagi berita duka dari seorang teman melalui SMS yang sangat tak kuharapkan………ucapan selamat….. ya ucapan selamat tapi itu ucapan selamat untuk suatu hal yang sangat berat dan harus ku jalan kan…harus ga y??

banyak yang bergembira tapi mereka tak mengerti dengan apa yang ku rasakan …..mungkin ini takdirku .,pertanyaannya apa yang harus aku lakukan?ada yang bisa menjawab…….mkn pembaca tak paham dgn apa yang saya maksudkan …di jawabpun ga mudeng….tapi yang jelas malam ini aku sendiri di tengah luasnya lapangan yang gelap..dan aku kebingungan……….

ramadhan……….adakah jawaban nya untuku? ya Allah aku hanya hamba -MU yang lemah dan banyak dosa ….berikan kesempatan untuk hamba bertaubat dan menyesali segala dosa yang hamba perbuat….sungguh nikmatmu banyak yang hamba lalaikan…aku malu..hinanya diri ini selalu kau tutupi..aib2 ku kau simpan dengan rapi….hmba selalu berbuat dzolim atas nikmat2Mu ………..tunjukanlah hidayah……..buat hamba………MU

28
Agu
08

yakin ato ga hayoooo

Sudah Mantapkah Keyakinanmu…?

Saudaraku, Tiada Tuhan selain Allah yang menjamin segenap makhluk yang yakin dengan
jaminan-Nya. Tidak ada satupun penghalang jaminan Allah, kecuali su’uzhan dari makhluk itu
sendiri. Memang, Dia sesuai dengan sangkaan hamba-Nya.
Seorang hamba yang sangat yakin akan pertolongan-Nya, maka dengan keyakinannya itulah
Allah akan menolongnya. Seorang hamba yang yakin do’anya akan diijabah, maka tidak ada
keraguan sama sekali, Allah pun akan mengijabah do’a-do’anya seorang hamba yang yakin
Allah akan membebaskannya dari kesempitan dan kesulitan yang sedang dihadapinya, dan
begitu bulat keyakinannya itu maka Allah pun akan membebaskannya dari segala kesempitan
dan kesulitan.
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya tentang Aku Maka (Jawablah) Bahwa Aku Adalah
Dekat (QS. Al-Baqarah [2]: 186).
Sebaliknya kalau seorang hamba ragu-ragu terhadap pertolongan Allah, tetapi lebih yakin
dengan kemampuan dirinya sendiri atau dengan pertolonan makhluk-makhluk, maka jangan
salahkan siapa pun kalau hidup ini akan diliputi kekecewaan. Mengapa? Karena Allah telah
menjelaskan “Anaa ‘indazhanni ‘abdibi….” Aku- firman-Nya dalam sebuah hadits qudsi- sesuai
dengan persangkaan hamba-Ku!
Dengan demikian, siapapun yang ingin hidupnnya selalu dibela, dilindungi, dimudahkan
urusannya, dan dikabulkan do’a-do’anya oleh Allah tetapi tidak pernah bersungguh-sungguh
meningkatkan mutu keyakinannya kepada Allah Azza Wa Jalla, maka tampaknya semua
keinginan itu tak lebih hanya angan-angan belaka.
Padahal justru keyakinan yang semakin mantap kepada Allah inilah kekayaan termahal, yang
akan membuat hidup kita sepelik, sesulit dan serumit apapun, akan mudah ditemukam jalan
keluarnya. Sehebat apapun berkecamuknya urusan dan masalah, sama sekali tidak akan
sampai mengaduk-aduk kalbu kita. Seberat apapun beban yang kita pikul, tidak akan membuat
kita roboh. Sungguh keyakinan kepada Allah tidak bisa tidak akan membuat semua urusan
akan menjadi lebih mudah dan lebih ringan. Karena, Allah lah satu-satunya zat maha pengurus
segala urusan. Dialah yang akan menjamin segala urusan kita.
Semoga Allah menolong kita menjadi orang yang selalu rindu bisa mengenal Allah dengan baik
dan diberi karunia keyakinan yang mantap. Wallahu’alam
1 / 1

26
Jul
08

lanjutan ….cerita sebelum lulus SMA part 3…

Ujian nasional……….& pasca UAN

Dengan sangat sedih hari2 menuju akhir dari perjalanan ku di SMA ku jalanai …ya sehari dah mau UAN…. ada teman yang bertans.,pertanyaan klasik…gun dah siap belum ikut ujian?..dan jawabannya pun cukup diplomatis ..ya doain aja semoga lulus dan nilainya baik..padahal di dalam hati bergemuruh seolah ada kekhawatiran seandainya harapan untuk lulus dan mendapar nilai baik tidak terlaksana tapi malah seblinya….maka saya harus banyak berbuat agar ketakutan saya tidak terwujud..hampir setiap hari menjelang ujian saya belajar dan menyempatkan solat malam dan solat sunah yang lain ..sangat berharap agar bisa lulus dengan nilai baik.walaupun ga tau abis lulus mau kemana…ujian kulalui dengan lancar dan penuh percaya diri..akhirnya hari2 itu ku lewati ku banyak mengenag masa2 di SMA yang penuh semangat dan penuh keceriaan ..kenangan pada rohis,kenangan pada sahabat2 ku,kenanan menjadi ketua murid di kelas ,kenangan di marain guru…di PASUS (pasukan khusus )ato biasa dikenal paskibra SMANSA ..kini ku menemui kondisi yang sangat haru saat mengenang semua hal itu ..kawan ku rindu bisa mengulang saat2 itu……tapi semua telah berlalu….cerita lanjut….

Selesai ujuan aku diam di rumah…berbeda dengan teman yang lain yang kebanyakan mengikuti les tambahan di bimbngan belajar untuk mempersiapkan diri ikut SPMB….tapi aku bingung karena lagi2 ortuku tidak cukup mampu jika aku harus sama dengan teman2 mengikuti bimbingan belajar seperti itu….orang SPMB aja ga tau ikut g?..tapi suatu hari ada Try out yang hadiahnya bsa memperoleh bimbingan gratis selama sebulan di salah satu bimbingan belajar .lalu akupun mengikutinya dan akhirnya berhasil mendapatkan hadiah itu…jadilah aku ikut bimbel ..gratis …next…sampai suatu hari aku disuruh masuk sekolah tinggi kedinasan kaya STAN ato STIS .. aku juga ga tau sekolah apa itu…sungguh pada saat itu aku bingung ga punya tujuan mau kuliah ato g ..kalo kuliah jurusan apa?dan kuliahnya dimana ..semuanya serba membingungkan ..ketika di suruh memilih aku bingung sendiri jadinya…sampai kemudian aku disuruh mengikuti SPMB denganpilihan yang sudah di tentukan oleh kakak ku yang memang punya banyak pengalaman…..UNS,UNDIP,UNSOED,itu pilihan yang diberikan buat ku dengn pertimbangan jika sampai aku ga diterima STAN ato STIS ketiga universitas itu bisa menjadi piliha selain belum terlalu mahal …juga termasuk universitas yang cukup diperhitungkan……

26
Jul
08

Antara Kepemimpinan Kaum Muda dan Tua

http://photos-p.friendster.com/photos/23/18/21158132/1_182761511l.jpg

http://photos-p.friendster.com/photos/23/18/21158132/1_182761511l.jpg

Memasuki Pemilu 2009, wacana kepemimpinan golongan muda mulai berhembus. Dikotomi generasi kepemimpinan nasional mencuat dipermukaan dan hangat didiskusikan. Publik mulai pertanyakan efektifitas kepemimpinan golongan tua di segala lini kehidupan masyarakat, bersamaan dengan proses penantian panjang kepemimpinan golongan muda dalam berkiprah.

Kepemimpinan golongan muda, ditawarkan sebagai solusi, dengan asumsi, golongan muda memiliki semangat, progresifitas, kreativitas dan idealisme yang tinggi dan masih terjaga. Wacana

pun terus bergulir dan menjadi topik yang kian marak diperbincangkan akhir-akhir ini, baik dalam diskusi politik di kalangan terbatas, maupun di sejumlah media massa, yang tentu saja tak luput menuai pro dan kontra.

Namun sangat disayangkan, politikus muda masih belum solid dalam melakukan konsolidasi, sehingga belum ada yang benar-benar serius berjibaku dengan massa, melemparkan ide-ide pembaharuan, lantas membalikkan opini secara cerdas dan matang. Sampai sekarang, belum ada tokoh muda yang berani mendeklarasikan diri sebagai calon presiden.

Muncul satu kesan, bahwa sebenarnya golongan muda butuh untuk didorong dari golongan tua untuk maju ke muka pentas calon presiden. Golongan tua diminta untuk menggelar karpet merah untuk golongan muda, supaya mau masuk dan bertarung di arena kepemimpinan nasional. Maka tidaklah heran jika golongan muda mendapatkan sindiran dari golongan tua bahwa golongan muda terlalu banyak meminta.

Mengutip pendapat salah satu tokoh bahwa pemuda lebih cocok mencipta ketimbang memutuskan, Lebih cocok bertindak ketimbang menimbang, lebih cocok menggarap proyek baru ketimbang proyek mapan.Orang Tua terlalu sering menolak, terlalu lama berunding, terlalu sedikit berbuat(Francis Bacon).Sungguh baik bila terpadu keduanya, karena problema bisa terpecahkan oleh nilainya.

Sebelum kita membandingkan siapa yang sebaiknya kita jadikan sebagai sosok yang patut di jadikan pemimpin, kita harus memahami konsepsi ideal yang seharusnya di bangun seperti apa pemimpin , kriteria pa yang harus dimiiki oleh pemimpin dan sebagainya. tentunya parameter usia bukan menjadi alasan mutlak seseorang bisa menjadi pemimpin tapi harus ada parameter-parameter penting seseorang bidsa dikatakan layak untuk memimpin.

apa sih kepemimpinan itu?Mungkin dalam keseharian, kita sering menjumpai istilah ini, baik dalam lingkup kerja, organisasi, atau bermasyarakat. Pemimpin dan kepemimpinan itu berbeda, yaitu antara orang yang memimpin dan gaya atau cara memimpin untuk mencapai tujuan. Lantas ada pula pertanyaan, apakah pemimpin dengan sendirinya memiliki kepemimpinan?

Lebih jelas mengenai definisi ini, saya akan mengutip pendapat pakar mengenai istilah ini.Schneider, Donaghy dan Newman memberikan penegasan sebagai berikut:

Pemimpin didefinisikan sebagai seseorang yang secara formal diberi status tertentu melalui pemilihan, pengangkatan, keturunan, revolusi atau cara-cara lain. Kepemimpinan mengacu kepada

prilaku yang ditunjukkan seseorang atau lebih individu dalam kelompok yang membantu kelompok dalam mencapai tujuannya.

Dari definisi tersebut, maka jawaban untuk pertanyaan diatas relatif. Bisa dikatakan ya, dan bisa juga tidak. Dikatakan Ya karena memang setiap pemimpin memiliki gaya dan cara yang berbeda-beda dalam memimpin. Dan dikatakan tidak apabila dalam memimpin, orang tersebut tidak berhasil membawa kelompoknya untuk mencapai tujuan yang diharapkan.Kembali lagi kepada pokok pembicaraan semula. Bahwa berbicara kepemimpinan berarti kita berbicara masalah prilaku, gaya atau cara. Dalam kaitannya dengan hal ini, maka ada 3 ciri pokok dari kepemimpinan,

yaitu :Persepsi sosial, Kemampuan berpikir abstrak, dan Keseimbangan emosional. Tiga hal inilah yang akan kita bahas dalam kaitannya *Antara Kepemimpinan Kaum Muda dan Tua*.

1. Persepsi Sosial adalah kecakapan dalam melihat dan memahami perasaan, sikap dan kebutuhan anggota-anggota kelompok. Hal ini mutlak harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

2. Kemampuan berpikir Abstrak, yang berarti memiliki kecerdasan yang tinggi. Seorang pemimpin dituntut untuk memiliki kemampuan menafsirkan, menganalisis dan bahkan insting yang kuat dalam menghadapi suatu keadaan. Disini, dalam mengambil suatu keputusan

atau kebijakan, pemimpin harus mengambil suatu resiko.

3. Keseimbangan emosional. Hal ini tentunya sangat penting ketika seorang pemimpin menghadapi masalah. Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang sanggup mengendalikan emosinya, dan bukan dia yang dikendalikan oleh emosi.

Dari ciri tersebut, jika dilihat secara obyektif nampaknya Kaum tua lebih mendominasi ketiganya meskipun tidak semua. Dalam mengambil keputusan, Kaum tua lebih banyak berpikir berdasarkan pengalamannya, sehingga kemungkinan resiko kegagalan sedikit banyaknya

dapat diminimalisir. Kaum tua juga memiliki persepsi sosial dan stabilitas emosional yang cukup baik, mungkin karena faktor kedewasaan, pengalaman dan kematangan pemikiran. Biasanya dalam menilai orang lain dalam kelompoknya, ia lebih cenderung bercermin kepada dirinya

sendiri.Namun, jika kita bertolak kepada kepemimpinan Kaum Muda, ada beberapa ciri yang dapat saya kemukakan, yaitu:

1. Lebih antusias dan bersemangat

2. Cenderung lebih egois dan menang sendiri, yang sangat erat kaitannya dengan stabilitas emosi.

3. Bertindak dengan orientasi pada hasil dan prestasi untuk mendapatkan pengakuan

4. Terlalu cepat dalam mengambil keputusan, atau berani Gambling

5. Bertanggung jawab

Dari ciri pokok ini, Kepemimpinan muda memang masih jauh untuk memenuhi ketiga ciri pokok yang telah saya sebutkan diatas. Namun, beberapa ciri positif yang dimiliki Kaum muda ini tidak dimiliki oleh kepemimpinan kaum tua, dimana ketika kedua golongan leadership ini dikonvergensikan, akan menciptakan kepemimpinan yang lebih Solid ketimbang kepemimpinan

yang didominasi oleh kaum tua saja, seperti yang terjadi di negara kita sekarang.Jadi menurut hemat saya, sangatlah pantas apabila Kaum muda diberi kesempatan untuk mengemukakan apresiasinya dan atau memberikan gaya yang berbeda dalam memimpin.

Regenerasi kepemimpinan muda memang tidak bisa dengan paksaan, sudah bukan jamannya lagi. Semua perlu proses, dan pembuktian diri adalah menjadi kata kunci melewati proses tersebut. Karena rakyatlah yang akhirnya menentukan siapa sesungguhnya yang diperlukan dan yang pantas memimpin. Semua meski lapang dada membuat kesimpulan jauh-jauh hari, bahwa yang terpilih adalah the best choice dari rakyat, entah dia golongan tua ataupun golongan muda, kita harus legowo menerima dan mendukungnya demi kemaslahatan bangsa dan negara kedepan.