Indahnya kebersamaan………kini deplu menjadi bagian penting dari hidupku ..meski ku tak mampu berbuat banyak untuk temen2 deplu.. tapi aku merasakan betapa banyak pelajaran yang ku peroleh bersama mereka ..semangat mereka membuat akau mengerti bahwa potensi butuh aktualisasi .,mereka mengajariku untuk bisa bersabar dan tetap tenang saat kesulitan itu tiba.,mereka mengajari ku untuk tetap semangat di saat harapan mulai terasa hilang dari genggaman.,terimakasih kawan .,tapi kini aku telah mengecewakan mereka ,.keberadaanku tak mampu untuk membawa departemen ini untuk berkontribusi maksimal kepada bem uns kabinet berkobar.,semangat kawan kita belajar dari setiap apa yang terjadi pada kita bersama..,jangan kecewa dengan seuanya tapi jadikan itu pelajaran berharga buat kita.,saat-saat keceriaan kita akan selalu saya ingat dan saya kenang selalu.,saat kita tertawa bersama semuanya seolah menjadi sangat indah kawan.,meskipun banyak kesulitan yang kita hadapi tapi dengan bersama-sama semuanya jadi sangat mudah…ini adalah apa yang ingin ku ungkapkan


Bhineka Tunggal Ika, Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa. Satu Nusantara, mulai dari sumpah palapa Gajah Mada, dan sumpah Pemuda…Indonesia tercinta, mari kita hidup berdampingan dengan damai.
doakan pak kita akan bersama2 memperbaiki diri
Belum saatnya untuk bilang ‘tidak mampu’… masih ada banyak waktu untuk memperbaiki. Kita masih bersama, dalam satu gedung, satu bendera, satu lembaga. Kita masing-masing tau batas kemampuan saudara kita, dengan itulah harusnya kita bergerak. tidak saling memaksakan diri, maupun memaksakan orang lain.
tapi bukan berarti kita bisa bersanta-santai.
MASIH ADA WAKTU, PAK MENLU.. Personel deplu akan bersedia belajar bersama. Semuanya belajar. Belajar berkontribusi, belajar memahami orang lain, belajar menjadi staff maupun pemimpin yang baik, belajar berkarya.
Itulah arti sebuah ukhuwah.
Berikan yang terbaik untuk umat, serta untuk generasi selanjutnya.. jangan sampai kita hanya menyisakan masalah dan noda. OK?
SEMANGAT!!!
haaaaa haaaa
boleh ikutan kan?
yaaa yaaa saya juga memahami apa yang bapak lakukan udah cukup buat anak-anak deplu berkarya dan belajar. coba lihat anak-anak 2007 deplu, siapa yang gak belajar? sapa yang tidak lulus dalam belajarnya?
wachid udah lebih bijak dari pak menlu.
imam dah banyak berubah dan lebih banyak mengorbankan waktu dari pada dulu
ali walau sudah meninggalkan kita, dia tetap menjadi bagian dari perjuangan kita. dia bahkan mampu mengambil keputusan yang cukup sulit.
yudi dengan kejarangaannya datang keporsima. namun dia bisa mengisi kekosongan yang teman-teman lain sudah kerjakan.
veny dan mulki dengan tawa dan kesibukan mereka menambah hari-hari kita.
lalu apa lagi yang perlu dipikirkan………..
tentu banyak
kita belum banyak belajar tentang rasa mencintai, menghargai, dan memahami.
ya itulah diantaranya…..
mencintai…………… padahal kita semua muslim lhoooo. koq susah ya mengaplikasikannya. bukankah dikatakan beriman seseorang bila dia sudah mencintai saudaranya????
menghargai……………… sudahkah kita menghargai kepentingan saudaranya?
sudahkah kita terbuka satu sama lain?
sudahkah kita menganggap bahwa mereka bagian dari diri kita???
nah kalau sudah begitu kenapa kita tidak mencoba menghargai mereka? apakah kita belum bisa memahami diri kita sendiri?
memahami……….. kata ini mungkin sangat mudah untuk dikatakan, bahkan setiap orang yang sedang dicurhati masalah ini pun pasti akan bilang seperti itu.
tapi kita koq gak mencoba ya…..
padahal memahami bagian dari penjagaan dan kaderisasi? bukankah antum wa antuna diamanahi di BEM ini untuk menjaga dan mengkader generasi masa depan??
asslmkm. Gun, klarifikasi saja yang komen atas nama candra 23 Juni itu bukanlah Candra Avianto Mentri Dept Keilmiahan.
semoga setiap diri saling memberi solusi, tidak menghakimi, tidak menyudutkan, namun hanya dua kata yang indah terdengar : saling meringankan. Amin
Yang jelas, kita adalah generasi terbaik era ini.tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun, karena setiap masa pastia ada pahlawannya. buatlah dunia bangga karena peradaban akan lebih baik di tangan kita. tetaplah menjadi bintang meskipun dunia mengabaikan!!!
bukankah APA YANG AKU MILIKI BELUM TENTU KAU MILIKI, DAN APA YANG KAU MILIKI BELUM TENTU KUMILIKI. So, kenapa harus merasa lebih rendah dari yang lain??? Saling melengkapi dan meringankan saja
gun… nulis lagi…. biar semakin tau menlu itu gimana orangnya, apa yang dirasakan. biar kita semua paham.